Jumat, 13 September 2013

Skripsi T Industri Studi Penerapan Metode Evolutionary Operation (Evop) Dalam Upaya Perbaikan Proses Secara Kontinu Di PKS PT. Multimas Nabati Asahan

Download Kumpulan Contoh Proposal dan Skripsi Teknik Industri Lengkap – Studi Penerapan Metode Evolutionary Operation (Evop) Dalam Upaya Perbaikan Proses Secara Kontinu Di PKS PT. Multimas Nabati Asahan. Dalam upaya meningkatkan profitabilitas, perusahaan sering dihadapkan pada situasi dimana tindakan meningkatkan efisiensi justru berakibat pada pemborosan.

Hal ini terjadi bilamana efisiensi dipandang bukan secara total atau menyeluruh melainkan bagian perbagian. Salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi adalah menurunkan tingkat kerusakan produk untuk menambah output per satuan input. PKS PT. Multimas Nabati Asahan merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan kelapa sawit menjadi crude palm oil (CPO) dan palm kernel (PK). Perusahaan saat ini sedang mengalami permasalahan dimana upaya meningkatkan kualitas PK melalui perubahan kondisi operasi mesin screw press seperti menaikkan kecepatan screw di unit proses pengepresan justru berakibat pada menurunnya efisiensi ekstraksi CPO dan life span dari komponen worm screw.

Berdasarkan situasi diatas, maka akan dilakukan suatu kajian untuk menyelidiki efektivitas dari kebijakan tersebut serta mengembangkan suatu rancangan perbaikan proses melalui penerapan evolutionary operation (EVOP). Di dalam bidang desain eksperimen, EVOP telah dikenal secara luas sebagai suatu teknik yang telah dikembangkan hingga dapat diaplikasikan secara langsung di lantai produksi tanpa harus menambah jumlah produk yang berada dibawah spesifikasi teknis. Penelitian ini, diawali dengan mengidentifikasi variabel proses yang berpengaruh lalu menganalisis sumber variasi proses, melakukan studi kapabilitas proses hingga menemukan kondisi optimum operasi.

Dari analisis dan pembahasan yang telah dilakukan maka diperoleh beberapa hasil yakni karakteristik losses seperti oil loss di fiber dan broken nut diketahui memiliki hubungan negatif kuat sebesar 0,894; menaikkan level kecepatan screw akan meningkatkan wear rate pada worm screw; kondisi operasi di mesin screw press 2, 3, dan 5 hanya berpengaruh signifikan terhadap oil loss di fiber; kesalahan teknisi dan ketidakstabilan variasi kualitas massa digesting berpotensi mengakibatkan proses pengepresan menjadi tidak stabil; indeks kapabilitas proses pengepresan periode Agustus dan Oktober sebesar 1,2898; kecepatan screw merupakan faktor yang paling mempengaruhi terjadinya oil loss di fiber; penerapan EVOP yang telah dilakukan selama dua fase dan dua siklus dengan menggunakan desain 22 faktorial yang melibatkan faktor seperti tekanan konus dan kecepatan screw, belumlah memperlihatkan daerah yang menunjukkan optimisasi terhadap respon OLWB di fiber dan broken nut. Sehingga perlu untuk melakukan studi penerapan EVOP kembali di unit proses pengepresan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar