Download Kumpulan Contoh Proposal dan Skripsi Teknik Industri Lengkap – Penentuan Keseimbangan Lintasan Produksi Proses Pembuatan Lorry Wheel Dengan Menggunakan Metode Hegelson Bernie Di PT. Karya Deli Steelindo Medan. PT. Karya Deli Steelindo merupakan suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang pengecoran logam besi dan baja (foundry) dan juga berbagai macam stainless steel. Salah satu produknya ialah Lorry Wheel, pada aliran proses produksi perusahaan ini memiliki proses produksi yang begitu panjang dan dalam aliran proses produksi sering terdapat kegiatan yang tidak efektif dan efesien, seperti kegiatan menganggur, hal ini sering mengakibatkan terjadi pemborosan (waste).
Dari hasil pengamatan ke PT Karya Deli Steelindo, dapat dilihat permasalahan seperti, pembagian elemen kerja masih belum seimbang sehingga menyebabkan bobot waktu setiap work center berbeda-beda, terdapat penumpukan bahan di beberapa work center . Karena hal-hal tersebut diatas, apabila tidak diberikan solusi maka akan terjadi hal-hal seperti, lead time perusahaan akan menjadi semakin panjang dan biaya fixed cost yang semakin tinggi yang dapat menyebabkan biaya per unit menjadi besar. Melalui penelitian ini dapat dilakukan penyeimbangan lintasan khususnya pada produk Lorry Wheel, hal ini dilakukan untuk memecahkan masalah-masalah yang ada. Solusi yang mungkin dilakukan yaitu melakukan penyeimbangan lintasan perakitan dengan menggunakan metode Helgeson dan Birnie dan data-data yang dibutuhkan ialah, data work center awal di PT. Karya Deli Steelindo, data proses produksi dan pengukuran waktu proses untuk pembuatan Lorry Wheel dan data Job kualifikasi pekerja PT. Karya Deli Steelindo.
Melalui metode Hegelson dan Bernie maka diperoleh pengurangan stasiun kerja dari 9 menjadi 6 stasiun kerja untuk proses pembuatan Lorry Wheel. Efisiensi yang dihasilkan setelah penyeimbangan lintasan dilakukan semakin besar yaitu 59,1% menjadi 88,7%, sehingga mengurangi waktu kosong atau waktu menganggur dan Balance Delay yang dihasilkan semakin kecil yaitu dari 0,74 menjadi 0,112. Penyimbangan lintasan yang dilakukan dengan metode ini dapat mengurangi pemborosan waktu selama proses produksi, sehingga proses produksi yang dilakukan semakin efektif dan efisien.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar