Jumat, 13 September 2013

Skripsi T Industri Penjadwalan Perencanaan Produksi Produk Mixed Model Pada Refrigerator Business Unit Di Perusahaan Elektronik Jakarta

Download Kumpulan Contoh Proposal dan Skripsi Teknik Industri Lengkap – Penjadwalan Perencanaan Produksi Produk Mixed Model Pada Refrigerator Business Unit Di Perusahaan Elektronik Jakarta. Perusahaan elektronik di Jakarta merupakan salah satu perusahaan yang memiliki enam business unit yaitu Refrigerator, Audio, Electric Fan, Air Conditioner, Water Pump, dan Loundry System.

Dalam menjalankan produksi khususnya pada Refrigerator Business Unit, perusahaan mengalami permasalahan pada penjadwalan produksinya karena terdapat 30 model yang diproduksi sesuai permintaan menyebabkan perusahaan sulit untuk melakukan penjadwalan. Salah satu penjadwalan yang dipakai dalam sistem produksi toyota (just in time) adalah sistem produksi campur merata (leveling atau Heijunka) yaitu penjadwalan ini mengalokasikan permintaan dari berbagai jenis produk dengan merata setiap harinya untuk diproduksi.

Penelitian dilakukan pada bagian finishing yaitu proses yang mengalami waktu terpanjang dalam kegiatan produksi. Tahapan yang dilakukan adalah menghitung waktu proses tiap model dan existing produksi aktual yaitu bulanDesember 2010. Sebagai ukuran perbandingan hasil dari keadaan aktual dan metode Heijunka, digunakan value adde efficiency (VAE), jumlah produk yang dihasilkan, dan overtime produksi.

Hasil penelitian ini diperoleh bahwa metode Heijunka dengan basis harian memiliki nilai terbaik dibandingkan basis bulanan dan mingguan. Nilai VAE bulanan terkecil yaitu 0,10% dibandingkan dengan keadaan aktual sebesar 0,15%. Basis mingguan sebesar 0,47% sedangkan pada basis harian yaitu sebesar 1,69%. Untuk jumlah produk yang dihasilkan,pada keadaan aktual dan basis bulanan dihasilkan sebesar 34.500, basis mingguan menghasilkan kapasitas berlebih sebesar 0,015% sedangkan basis harian dihasilkan kelebihan kapasitas produksi sebesar (0,64%). Dan untuk overtime, keadaan aktual sebesar 181215,11 detik sedangkan pada basis harian dihasilkan sebesar 150158,16 detik atau berkurang sebesar 17,14%.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar