Download Kumpulan Contoh Proposal dan Skripsi Teknik Industri Lengkap – Analisis Penerapan Program Keselamatan Kerja Dalam Upaya Meningkatkan Produktivitas Kerja Dengan Pendekatan Fault Tree Analysis Di PT. Perkebunan Kelapa Sawit (PKS) Kebun Serdang Bedagai. PT. Perkebunan Kelapa Sawit (PKS) kebun Serdang Bedagai merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan CPO (Crude Palm Oil) dan Palm Kernel dengan bahan baku buah kelapa sawit (Tandan Buah Sawit). PT. Perkebunan Kelapa Sawit (PKS) kebun Serdang Bedagai hanya mengolah buah kelapa sawit (Tandan Buah Sawit) untuk dijadikan minyak kelapa sawit (CPO) dan inti kelapa sawit (Palm Kernel) dengan kapasitas pabrik 12 ton TBS/jam dan penerapan program keselamatan kerja di PT. Perkebunan Kelapa Sawit (PKS) kebun Serdang Bedagai dalam upaya meningkatkan produktivitas kerja sebagai komitmen pihak perusahaan untuk memenuhi peraturan dan persyaratan yang terkait dengan mutu, aspek lingkungan dan K3.
Di setiap perusahaan yang memiliki pabrik harus menyediakan alat pelindung diri (APD) agar menghindari kecelakaan kerja terhadap tenaga kerja yang sedang bekerja. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah suatu program yang dibuat pekerja maupun pengusaha sebagai upaya mencegah timbulnya kecelakaan dan penyakit akibat kerja dengan cara mengenali hal-hal yang berpotensi menimbulkan kecelakaan dan penyakit akibat kerja serta tindakan antisipatif apabila terjadi kecelakaan dan penyakit akibat kerja.
Tujuan dari dibuatnya program K3 adalah untuk mengurangi biaya perusahaan apabila timbul kecelakaan dan penyakit akibat kerja. PT. Perkebunan Kelapa Sawit (PKS) kebun Serdang Bedagai dalam berjalannya proses produksi tidak luput dari masalah-masalah yang dihadapi seperti adanya kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja dan dampak negatif industri terhadap lingkungan kerja sekitarnya, maka tingkat keselamatan kerja manusia sebagai faktor produksi sangat diperlukan agar produktivitas yang optimal dapat dicapai.
Penerapan program keselamatan kerja bagi tenaga kerja merupakan usaha penunjang penting dalam kegiatan produksi. Setiap program keselamatan kerja terdiri dari beberapa unsur-unsur program dan pendukungnya. Dalam hal ini penulis bertolak dari 2 pendapat yaitu menurut : Edwin B. Flippo dan International Labour Organization (ILO). Dalam penelitian ini pengukuran hasil usaha keselamatan kerja dan safe T score, tingkat frekuensi untuk menyatakan jumlah kecelakaan yang terjadi tiap 1.000.000 jam kerja dalam periode saat itu. Tingkat keparahan menyatakan jumlah hari hilang akibat terjadinya kecelakaan karena kecelakaan untuk setiap1.000.000 jam kerja dari jumlah ”jam kerja ” karyawan. Safe T score adalah pengukuran yang bertujuan membandingkan hasil tingkat penurunan kecelakaan yang dicapai untuk kerja tersebut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar