Jumat, 13 September 2013

Skripsi T Industri Rancangan Perbaikan Tata Letak Gudang Produk Jadi di PT. SMART, Tbk. Medan dengan Metode Shared Storage

Download Kumpulan Contoh Proposal dan Skripsi Teknik Industri Lengkap – Rancangan Perbaikan Tata Letak Gudang Produk Jadi di PT. SMART, Tbk. Medan dengan Metode Shared Storage. PT. SMART, Tbk. Medan merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri pengolahan Minyak Kelapa Sawit (CPO) dengan jenis produksi berupa Minyak Goreng, Margarin/Shortening, dan Cocoa Butter Substitude (CBS).

Perusahaan ini melakukan produksi berdasarkan pesanan (make to order). Dalam penerapan di lapangan, PT. SMART, Tbk. Medan menggunakan prinsip FIFO untuk penyimpanan produk, sementara penataan produk tidak beraturan dan sembrautan. Hal ini menjadi permasalahan ketika akan melakukan pemindahan produk yang dapat menimbulkan kesulitan aktivitas bongkar muat produk dan jarak perjalanan yang tinggi, sehingga terjadi pemborosan waktu, jarak perjalanan dan kerusakan produk yang mengakibatkan keterlambatan pengiriman produk kepada konsumen.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan jarak perjalanan total, kebutuhan luas gudang, dan merancang tata letak usulan gudang produk jadi yang dapat mempermudah proses bongkar muat di gudang produk jadi dengan menggunakan metode shared storage dan penggunaan aisle configuration, sehingga aktivitas bongkar muat semakin lancar, jarak tempuh pemindahan produk semakin singkat dan dampak kerusakan produk smakin kecil.

Metode shared storage menyusun produk dengan menempatkan produk pada setiap lokasi yang kosong. Lokasi penyimpanan disebut dengan Slot. Penempatan produk didasarkan pada perbandingan aktivitas tiap produk dengan kebutuhan yang dirangkingkan sehingga didapat urutan produk dengan perbandingan aktivitas dan kebutuhan ruang dari yang terbesar sampai yang terkecil.

Rancangan penyusunan produk dengan metode shared storage dan penggunaan aisle configuration diharapkan gudang produk jadi akan mampu menjawab permintaan yang tinggi dan proses yang cepat. sehingga aliran produk menjadi lancar dan tidak terjadi keterlambatan atau penundaan pengiriman. Dari hasil penelitian didapatkan jarak tempuh sesuai rancangan adalah 8.647,85 meter/hari dan terjadi penghematan jarak dan waktu perjalanan sebesar 30,49%.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar