Jumat, 13 September 2013

Skripsi T Industri Optimasi Perencanaan Produksi Dengan Metode Goal Programming Di PT. Morawa Electric Transbuana

Download Kumpulan Contoh Proposal dan Skripsi Teknik Industri Lengkap – Optimasi Perencanaan Produksi Dengan Metode Goal Programming Di PT. Morawa Electric Transbuana. PT. Morawa Electric Transbuana berlokasi di Jalan Raya Medan Tanjung Morawa Km. 20.5, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Perusahaan ini bergerak dalam bidang industri manufaktur pembuatan transformator tegangan tinggi. Produk yang dihasilkan ada dua jenis yaitu transformator satu fasa dan transformator 3 fasa.Perusahaan ini menggunakan sistem flow shop dan permintaannya bersifat make to order. Perencanaan produksi umumnya dilakukan dengan taksiran berdasarkan pengalaman masa lalu. Namun, pada kenyataannya, perusahaan sering mengalami keterlambatan pengiriman produk ke konsumen dikarenakan kekurangan stock barang di gudang.

Dalam hal ini, perusahaan diperhadapkan pada pengambilan keputusan dalam menentukan jumlah produk yang optimal yang akan diproduksi. Penggunaan Goal Programming mampu menentukan jumlah produksi yang optimal karena metode Goal Programming berpotensi untuk menyelesaikan permasalahan multi tujuan. Melalui variabel deviasinya, Goal Programming dapat memberikan solusi optimal yang merupakan titik temu dari tujuan-tujuan tersebut.

Dalam Goal Programming terdapat variabel deviasional dan fungsi kendala yang digunakan untuk menampung penyimpangan hasil penyelesaian terhadap sasaran yang hendak dicapai. Inti dari perencanaan produksi dengan Goal Programming adalah dapat melakukan optimasi produksi dengan tujuan memaksimalkan keuntungan. Hal ini dilakukan dengan membuat model matematis dimana yang menjadi fungsi tujuan adalah maksimisasi keuntungan, sedangkan yang menjadi kendala adalah jumlah pemakaian, ketersediaan bahan baku, dan ketersediaan jam kerja. Penggunaan Goal Programming dalam penelitian ini menghasilkan jumlah produksi yang optimal dimana penggunaan jumlah bahan baku tetap berada dalam batasan ketersediaan bahan baku di perusahaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar