Jumat, 13 September 2013

Skripsi T Industri Analisa Pengaruh Shift Kerja dan Temperatur Terhadap Jumlah Kesalahan Yang Terjadi Pada Pengangkatan Lori Dengan Hoisting Crane di Pabrik Kelapa Sawit PTPN III Kebun Rambutan Tebing Tinggi

Download Kumpulan Contoh Proposal dan Skripsi Teknik Industri Lengkap – Analisa Pengaruh Shift Kerja dan Temperatur Terhadap Jumlah Kesalahan Yang Terjadi Pada Pengangkatan Lori Dengan Hoisting Crane di Pabrik Kelapa Sawit PTPN III Kebun Rambutan Tebing Tinggi. Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN III Kebun Rambutan Tebing Tinggi merupakan perusahaan yang bergerak dalam pengolahan kelapa sawit dimana produk yang dihasilkan di PKS rambutan adalah Crude Palm Oil (CPO) dan Kernel (Inti Sawit). Pada saat proses pengolahan kelapa sawit sering terjadi kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh operator baik sengaja ataupun tidak disengaja.

Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah pada saat pengangkatan lori menggunakan Hoisting Crane pada stasiun Theressing. Adanya kesalahan-kesalahan yang terjadi pada saat pengangkatan lori dengan Hoisting Crane dapat diakibatkan oleh berbagai faktor dimana ada 2 faktor yang dipilih yaitu dari faktor metode kerja adalah shift kerja dan dari faktor lingkungan kerja adalah temperatur di tempat kerja.

Oleh karena itu akan dilakukan penelitian untuk menganalisa pengaruh temperatur dan shift kerja terhadap kesalahan yang dilakukan oleh operator Hoisting Crane pada saat mengangkat dan menurunkan lori. Data yang diambil dalam penelitian ini adalah data jumlah kesalahan dalam mengangkat lori menggunakan hoisting crane, data temperatur, dan data shift kerja. Data ini kemudian diuji kenormalannya untuk mengetahui data berdistribusi normal atau tidak, setelah didapatkan bahwa data berdistribusi normal kemudian data ini diolah dengan menggunakan metode analisis variansi (ANAVA) untuk eksperimen faktorial a x b model III campuran (satu faktor tetap, satu faktor acak). Faktor Shift kerja (A) merupakan faktor tetap, sedangkan faktor Temperatur (B) merupakan faktor tetap.

Berdasarkan hasil perhitungan dengan metode analisis variansi (ANAVA), didapatkan untuk faktor shift kerja terdapat efek yang signifikan terhadap jumlah kesalahan dalam pengangkatan lori menggunakan hoisting crane kemudian untuk faktor temperatur juga terdapat efek yang signifikan terhadap jumlah kesalahan dalam pengangkatan lori menggunakan hoisting crane lalu untuk faktor shift kerja dan temperatur tidak terdapat efek yang signifikan terhadap jumlah kesalahan dalam pengangkatan lori menggunakan hoisting crane. Kemudian dari hasil analisis persentase kesalahan terbesar yang dilakukan untuk setiap faktor didapatkan bahwa persentase kesalahan terbesar untuk faktor shift kerja adalah pada waktu shift kerja 2 dan untuk faktor temperatur didapatkan persentase kesalahan terbesar pada waktu temperatur 32 C-33 C.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar