Minggu, 25 Agustus 2013

Skripsi T Industri Pengaruh Perubahan Harga Terhadap Pemerintahan Konsumen Sabun Cuci Dengan Transition Probability

Download Kumpulan Skripsi Teknik Industri Lengkap – Pengaruh Perubahan Harga Terhadap Pemerintahan Konsumen Sabun Cuci Dengan Transition Probability. Kilang Sabun Sinar Morawa merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri pengolahan Crude Palm Oil (CPO) menjadi sabun cuci batangan (proses saponifikasi).

Proses produksi di Kilang Sabun Sinar Morawa dilakukan seadanya, walaupun sudah bertahun-tahun dilaksanakan. Upaya peningkatan kwalitas sabun untuk memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dilakukan dengan menerapkan model eksperimental faktorial dan Respon Surface Method (RSM). Selanjutnya dihitung harga pokok produksi sabun secara laboratorium dan pabrikasi secara Activity Based Costing (ABC), diperoleh harga yang relatif tidak jauh berbeda yaitu Rp1058,- per batang dan Rp1039 per batang.

Seharusnya dengan konsep pabrikasi harga produk ini akan jauh lebih murah dibandingkan dengan laboratorium. Dengan demikian ada besar potensi untuk melakukan penetrasi pasar apabila memasuki salah satu marketing mix (product, price, promotion, and place ) yaitu harga. Dimana harga adalah sebagai faktor dominan peralihan (transisi) dalam bargaining.

Perubahan animo terhadap pemilihan sabun cuci diuji dalam Matrix probability transition dengan melakukan sampling pendapat di Komplek Perumahan Waikiki, dimana terjadi transisi kejenuhan sekitar 5 bulan. Tingkatan matriks yang dilakukan adalah matriks ordo 3x3 dengan persentasi pelanggang sabun cream (0,4000; 0,2400; 0,3600), sabun batangan (0,2917; 0,5417; 0,1666) dan sabun cair (0,5239; 0,0476; 0,4285). Kondisi Transisi probability akan mencapai steady state (kondisi kemantapan) pada periode ke-14 dengan perolehan pasar untuk sabun cream 41,42%, sabun batangan 25,16% dan sabun cair 33,42%.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar