Minggu, 25 Agustus 2013

Skripsi T Industri Kajian Termal Terhadap Produktivitas Operator Bagian Pengepressan di PTP Nusantara II Pabrik Karet Batang Serangan

Download Kumpulan Skripsi Teknik Industri Lengkap – Kajian Termal Terhadap Produktivitas Operator Bagian Pengepressan di PTP Nusantara II Pabrik Karet Batang Serangan. Paparan panas pada lingkungan kerja terjadi pada bagian pengepressan di PTP Nusantara II Pabrik Karet Batang Serangan . Sumber panas berasal dari mesin press bale.

Radiasi dipancarkan langsung ke operator yang berada di dekat mesin tersebut. Panas yang terjadi akan berakumulasi pada bagian atas ruangan sehingga menyebabkan temperatur sekeliling meningkat seiring dengan kenaikan waktu. Akibatnya pekerja merasa gerah ditandai dengan pengeluaran keringat yang berlebihan dan turunnya produktivitas kerja yang didefinisikan sebagai waktu kerja non-produktif yang tinggi.

Faktor-faktor fisik lingkungan kerja seperti temperatur ruang kerja dan permukaan mesin, kecepatan udara dan kelembaban udara diukur menggunakan instrumen pengukuran. Kenyamanan termal diukur dengan menggunakan kuesioner. Waktu kerja produktif dan non-produktif diperoleh dari rumusan Indeks Suhu Bola Basah (ISBB) dan resiko Heat Stress dianalisa dengan metoda Heat Stress Index.

Subjek penelitian ini adalah seluruh operator bagian pengepressan yaitu sebanyak 8 operator. Nilai ISBB yang diperoleh pada penelitian adalah 28,85 oC, sehingga persentase waktu kerja operator adalah 60% bekerja dan 40% istirahat. Nilai Heat Stress Index (HSI) yang diperoleh untuk operator di bagian pengepressan adalah 111% sedangkan nilai insulasi pakaian untuk operator adalah sebesar 0,32 clo.

Setelah dilakukan perbaikan dalam hal pakaian kerja maka dapat mengurangi nilai ISBB sebesar 2o Dari penelitian yang dilaksanakan maka saran bagi perusahaan adalah membuat seragam untuk meningkatkan kenyamanan operator dan membuat ventilasi buatan dalam mengurangi beban pendinginan. C nilai insulasi perbaikan adalah 1,31 clo. Dari perancangan turbin ventilator ruangan maka dapat mengurangi beban pendinginan sebesar 82,23 kW. Rancangan perbaikan dapat mengurangi nilai Heat Stress Index(HSI) operator sebesar 37,02% serta jam kerja operator meningkat menjadi 81% dan jam istirahat 19%.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar